February 23, 2016

Anak-Anak Muslim Kota Bandung Wajib Ngaji ke Masjid Waktu Magrib

Program Magrib Mengaji
Anak-Anak Muslim di Kota Bandung wajib mengaji di masjid mulai bada Magrib hingag Isya. Program Magrib Mengaji bagi anak-anak ini diluncurkan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, sebagai salah satu dari tiga program unggulan untuk mengatasi masalah sosial di Kota Bandung.

"Anak-anak yang muslim selepas Magrib hingga Isya wajib ke masjid dan tidak keliaran di luar rumah tidak jelas," kata pria yang populer disapa Emil ini, di Balai Kota Bandung, Senin, 22 Februari 2016.

Program kedua adalah "Ayo Membayar Zakat". Dikemukakan Emil, potensi zakat di Kota Bandung masih besar dan diharapkan bisa membantu program sosial.

Yang ketiga adalah "Family Help Family". Nantinya bakal ada 60 ribu keluarga mampu di Bandung yang akan menjadi keluarga asuh bagi 60 ribu keluarga miskin di Bandung.

"Pertimbangannya karena ada banyak keluarga baik di Indonesia yang curhat kebingungan menyalurkan kebaikannya, nah saya bikin sistemnya," ujarnya seperti dikutip Liputan6.

Menurut Emil, program Family Help Family tidak mesti membantu dalam hal keuangan saja namun bisa dalam berbagai hal. Belum didefinisikan apa bantuan dan bagaimana sistemnya.

Kegiatan Magrib Mengaji sudah dimulai di Masjid Raya Abu Bakas Ash-Shiddiq Griya Cempa Arum (GCA) Gedebage Kota Bandung.

Meski bangunan masjid belum selesai karena kekurangan dana pembangunan, anak-anak TK-SD tampak bersemangat dan ceria belajar mengajari tiap bada Magrib s.d. Isya dengan bimbingan seorang guru.

Dengan demikian, selain mengaji, anak-anak juga terbiasa shalat berjamaah Magrib dan Isya di masjid dan diharapkan terbiasa pula shalat berjamaah di waktu shalat fardhu lainnya --Dhuhur, Ashar, Subuh.*

February 16, 2016

Takwa dan Akhlak yang Baik Sumber Kebahagiaan Dunia-Akhirat

Arbain Nawawiyah
Takwa dan Akhlak yang Baik Sumber Kebahagiaan Dunia-Akhirat. (Kajian Hadits)
 
HADITS tentang takwa, kebaika, dan budi pekerti (akhlak) yang baik ini sering kita dengar dalam khotbah Jumat yang disampaikan khotib.

Hadits ini sangat populer juga karena dimuat dalam kitab kumpulan 40 hadits pilihan susunan Imam Nawawi, Arba'in Nawawiyah.

Dalam hadits ini, Rasulullah Saw memerintahkan kaum Muslim untuk senantiasa bertakwa kepada Allah SWT di mana saja berada --dalam situasi dan kondisi apa pun.

Rasul juga memerintahkan umat Islam untuk mengiringi perbuatan buruk dengan perbuatan baik serta bergaul dengan sesama manusia (hablum minannass) dengan perilaku, sikap, budi pekerti, atau akhlak yang baik. Takwa dan akhlak yang baik merupakan sumber kebahagiaan dunia-akhirat.

عَنْ أَبِي ذَرّ جُنْدُبْ بْنِ جُنَادَةَ وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُعَاذ بْن جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ  [رواه الترمذي وقال حديث حسن وفي بعض النسخ حسن صحيح]



"Dari Abu Zar, Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman, dan Mu’az bin Jabal radhiallahuanhuma dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.“ (HR. Turmuzi).

Kosa kata:
(اتَّقِ (الله: Bertakwalah (kepada  Allah)
حيثما: Dimana saja
أتبع: Ikutilah
السيئة: Keburukan
(تمحـ(ها  : Menghapus-(nya)
خالق: Pergaulilah
بـ)خُلُق):(dengan) akhlak

Kandungan Hadist:
  1. Takwa kepada Allah merupakan kewajiban setiap muslim dan dia merupakan asas diterimanya amal shaleh. 
  2. Bersegera melakukan ketaatan setelah keburukan secara langsung, karena kebaikan akan menghapus keburukan. 
  3. Bersungguh-sungguh menghias diri dengan akhlak mulia.
  4. Menjaga pergaulan yang baik merupakan kunci kesuksesan, kebahagiaan dan ketenangan di dunia dan akhirat. Hal tersebut dapat menghilangkan dampak negatif pergaulan.
Sumber: Arba'in Nawawiyah